BAB
I : PENDAHULUAN
A.
Sejarah
Singkat Lokasi PRAKERIN
Sejarah singkat EXACOM dimulai pada tanggal
24 September 2004 dari Jln. Masjid Raya dengan inisiatif dari Anwar
Rauf, SKM beserta rekanannya Muh. Ilham Rauf, ST kemudian beberapa
tambahan lagi yang sempat teringat dari pendiri yayasan EXACOM sebuah nama toko
yang yang ada di Provinsi Jawa Barat tepatnya di daerah Bogor yang sempat
terkenal juga nama tokonya.
Dengan beberapa inisiatif yang ada, pendiri EXACOM mencoba menelah kembali dan mencoba mempertanyakan
kepada rekan – rekan teman sejawatnya baik dari kalangan pemuda maupun orang
yang lebih dituakan, bahkan dari instansi kepolisian yang notabene ada kenalan
dalam ruang lingkup kepolisian.
Selang satu bulan, kedua pendiri EXACOM
membutuhkan dana untuk keperluan bisnis, dan beliau mendapat bantuan dari Drs. Irhaman beserta istrinya yang
bernama Ibu Fauziah, SKM. Namun
karena keperibadian almarhum Anwar Rauf
yang begitu baik maka dari itu beliau tidak ingin menerima dana tersebut
apabila Ibu Fauziah, SKM tidak
melakukan investasi atau mengambil sebagian saham dari EXACOM. Hingga pada
akhirnya Ibu Fauziah, SKM yang notabene adalah isteri dari Drs. Irhaman menjadi salah satu pemegang
saham dari EXACOM.
Berjalan lima bulan pada saat itu,
almarhum (Anwar Rauf, SKM) memutuskan
untuk keluar dan menawarkan sahamnya dibagi bersama Muh. Ilham Rauf, ST dan Ibu Fauziah,
SKM. Setelah berjalan lagi selama 11 bulan terjadi ketidakberesan dalam
kepengurusan EXACOM, maka dari itu kedua pemegang saham tersebut memutuskan
untuk bubar. Selang beberapa waktu Ibu Fauziah,
SKM berinisiatif untuk membangun kembali EXACOM yang kini telah berdiri di daerah
Ruko Palampang hingga sekarang.
1.
Arti
logo EXA COMPUTER
Arti
logo EXA COMPUTER
-
Warna hijau melambangkan surga.
-
Warna kuning melambangkan dunia.
-
Warna biru melambangkan usaha.
Gambar
1.1 Logo EXAcom
ARTINYA:
Dalam
melakukan sebuah usaha, kita harus mengawalinya dengan niat yang baik agar
usaha yang kita lakukan berjalan dengan baik, untuk itu usaha yang baik juga
harus dijalankan dengan iklas serta mengingat setelah dunia masih ada akhirat.
A.
STRUKTUR
ORGANISASI

A.
Bidang Usaha/Produk
Pelayanan
jasa pengetikan, khursus komputer, service laptop, service printer, service PC
dan jasa penginstalan SO ( Sistem Operasi )
Produk
penjualan atara lain :
1.
Printer
2.
Catrige
3.
Keyboard
4.
Mouse
5.
DVD
6.
CD
7.
USB ( Fhlas disk )
8.
Jois stick
9.
Tinta Printer
10.
Dll
B.
Fasilitas
1. Komputer
2. Printer
3. DVD rom eksternal (
Pemutar DVD )
4. Obeng
a. +
b. -
5. Kuas
6.
Pompa Catrige
7. dll
BAB II URAIAN
KEGIATAN
A.
Sistem Penugasan Kerja
Selama melakukan program prakrin
di EXAcom mulai dari tanggal 2 Januari s/d 9 April 2016, penulis ditempatkan
pada bagian perakitan komputer, service printer, pengintalan SO, dan
penjualan komponen produk komputer.
B.
Rangkuman Pekerjaan
( PERAKITAN
KOMPUTER )
1. Persiapan
Perakitan
Dalam perakitan sebuah
komputer diperlukan persiapan yang cukup utamanya peralatan yang digunakan
serta software yang hendak di instal. Di bawah ini adalah beberapa peralatan
dan bahan yang harus disiapkan dalam merakit sebuah PC.
1. Persiapan Alat
Tidak terlalu banyak alat yang
dibutuhkan dalam perakitan sebuah PC. Diantaranya adalah :
* Obeng plus ( + )
* Obeng minus ( - )
* Tang lancip (capit buaya)
* Multimeter / multitester (untuk mengukur
tegangan)
* Pinset (untuk mencabut jumper)
* Gelang anti statis
2. Persiapan bahan
Bahan yang dipergunakan untuk 1
unit komputer terdiri dari :
* Monitor
* CPU
- Casing
- Motherboard
- Processor
- Memory
- Harddisk
- VGA Card
- CD ROM
- LAN Card
* Keyboard dan mouse PS2/USB
* Speaker
* Printer
2. Tips
Perakitan
Sebelum merakit sebuah PC ada beberapa type
yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah :
* Hindari merakit dalam keadaan berkeringat,
karena kemungkinan keringat akan jatuh keperalatan yang sedang kita rakit tanpa
kita ketahui, lalu saat kita menyalakan Power Supply maka terjadilah hubungan
pendek (short contact) dan rusaklah hasil rakitan kita.
* Hindari memegang atau menyentuh langsung
kaki pin Processor yang ada termasuk chipset. Karena, dikhawatirkan adanya
listrik statis yang dimiliki tubuh kita akan merusak komponen tersebut. Untuk
mencegah hal ini kita harus meng-groundkan tubuh kita dengan cara memegang
casing saat power telah dihidupkan atau dengan memakai gelang anti statis.
* Pada setiap tahap perakitan sebelum
menambahkan komponen yang baru Power Supply harus dimatikan. Memasang komponen
pada saat Power Supply hidup akan merusak komponen yang akan dipasang dan juga
hasil rakitan kita.
* Pada saat pemasangan Processor perhatikan
posisi kaki (pin) dari Processor. Kesalahan pemasangan pin dapat menyebabkan
kerusakan pada Processor, diantaranya kaki (pin) Processor patah, Processor
terbakar, sebelum memasang processor sebaiknya terlebih dahulu membaca buku
petunjuk Processor.
* Jangan lupa untuk menyiapkan peralatan yang
dibutuhkan sebelum memulai perakitan agar seluruh kegiatan tidak terhambat pada
kemungkinan kurangnya peralatan yang ada
3. Langkah-Langkah
Perakitan
1. Letakkan Motherboard pada tempat yang datar
atau diatas Casing pada tempat yang aman.
- Letakkan alat Motherboard pada tempat yang
datar.
- Selanjutnya letakkan Motherboard diatas
alas Motherboard yang telah diletakkan diatas tempat yang datar (aman).
- Meletakkan Motherboard pada tempat yang
tidak rata akan mengakibatkan kerusakan pada Motherboard apabila dilakukan
pemasangan komponen
2. Pasang Processor pada Motherboard. Pemasangan
diluar casing dimaksudkan untuk memudahkan anda dalam pemasangan tersebut.
- Pasang pengait kipas Processor terlebih
dahulu pada Motherboard sebelum memasang Processor, biasanya pengait kipas
Processor tersebut telah terpasang pada Motherboard.
- Selanjutnya buka pengait Processor yang
terdapat pada Socket Processor.
- Langkah selanjutnya pasang Processor pada
socketnya dengan memperhatikan tanda yang ada pada socketnya dan Processor
tersebut dan dilakukan secara perlahan.
Perhatian : Perhatian posisi kaki (pin) dari Processor kesalahan pemasangan pin
Processor dapat menyebabkan kerusakan pada processor diantaranya : kaki (pin)
Processor patah, Processor terbakar. Sebelum memasang Processor sebaiknya
terlebih dahulu baca buku petunjuk Processor.
Pemasangan Processor disesuaikan dengan
jenis Processor dan Motherboard yang akan digunakan Processor dan Motherboard
yang akan digunakan.
- Setelah Processor terpasang dengan baik
langkah selanjutnya yaitu mengunci Processor tersebut.
- Langkah selanjutnya yaitu memasang heatsink
dan kipas pendingin yang berfungsi untuk mendinginkan Processor agar Processor
terus bekerja dengan baik.
a. Pasang kipas pada pengait Processor.
b. Tekan pengait Processor hingga terkait.
c. Tekan pengait.
d. Tekan hingga terkait sebanyak 4 kaitan.
e. Tarik pengunci kipas Processor.
f. Hasil pemasangan kipas Processor pastikan
kipas Processor tidak goyang.
- Langkah selanjutnya memasang kabel power
kipas Processor pada Motherboard.
3. Pasang SIMM RAM pada tempat yang tersedia
pada Motherboard (slot memory)
Pemasangan RAM pada slotnya atau socketnya
harus mengikuti aturan yang telah ditentukan yaitu :
a. Aturan praktis yaitu aturan yang menjelaskan
bagaimana tata cara memasangkan SIMM ketempatnya. Kesalahan ini dapat membuat
kerusakan pada Motherboard.
b. Aturan teknis yaitu aturan yang menjelaskan
susunan tata letak SIMM dalam hubungannya dengan pendeteksi terhadap keberadaan
dan kapasitas SIMM pada slot memory terdapat 2 buah pengunci yang berfungsi
untuk mengunci posisi memory.
c. Untuk memasang memory masukkan memory kedalam
slot memory dan tekan sehingga kedua pengunci memory tersebut.
5. Pasang floppy disk perhatikan tata letak
pemasangan sesuaikan dengan posisi pada casing.
6. Pasang baut floppy disk, ini bertujuan agar
floppy yang telah dipasang tidak mudah lepas / goyang.
7. Pasang Harddisk pada casing sesuaikan dengan
model casing (biasanya Harddisk dipasang tepat dibawah floppy). Perlu
diperhatikan untuk Harddisk, jumper harus sudah terpasang dengan benar, apakah
dia sebagai master atau slave, karena jika salah harddisk tidak akan
terdeteksi.
8. Pasang baut untuk Harddisk (4 buah baut).
9. Pasanf CD-ROM pada casing. Sesuaikan dengan
model casing :
- Lepaskan penutup bagian depan casing,
kemudian masukkan CD-ROM
- Pasang baut untuk CD-ROM (pasang sebanyak 4
buah)
10. Pada casing terdapat beberapa titik yang berfungsi
untuk pemasangan baut dan sekrup. Pasanglah baut dan sekrup tersebut pada
temaptnya, sesuaikan dengan jenis Motherboard yang digunakan.
11. Pemasangan Motherboard
- Masukkan Motherboard pada casing dan
rapikan secara perlahan. Saat pemasangan Motherboard yang berisi konektor
Mouse, Keyboard serial dan parallel port, agar terpasang dengan tepat pada
dudukan casing yang ada.
- Pasanglah baut yang disediakan Motherboard
pada beberapa titik yang sesuai dengan dudukan Motherboard.
- Pasang dan kencangkan seluruh baut pada
Motherboard.
12. Pasang konektor Power Supply pada tempatnya di
Motherboard. Perhatikan :
Untuk Power Supply type AT, pasang
konektor Power Supply dengan kabel berwarna hitam berada di posisi tengah,
kesalahan pemasangan akan mengakibatkan berat pada Motherboard.
13.Pasang
VGA card pada slot expansi yang sesuai kemudian pasang baut VGA card tersebut.
14. Selanjutnya pasang LAN card pada slot expansi
(PCI) pada Motherboard kemudian baut LAN card tersebut.
15. Pasang
kabel data harddisk (HDD) pada port IDE, CD-ROM dan floppy disk drive (FDD)
pada port FDD pada Motherboard.
- Pemasangan kabel data Harddisk. Perhatikan
arah pemasangan kabel (pin 1 kabel yang berwarna merah), pin 1 biasanya
terpasang dekat kabel power.
- Pemasangan kabel data floppy. Perhatikan
arah pemasangan kabel (pin 1)
- Pemasangan kabel data Harddisk. Perhatikan
arah pemasangan kabel.
- Perhatikan pemasangan pin 1 pada
Motherboard. Ikuti petunjuk dari Motherboard atau buku manual masing-masing.
16. Pasang kabel power untuk Harddisk dan floppy.
17.Pasang
kabel Switch, Speaker, HDD LED dan Power LED pada Motherboard. Ikuti petunjuk
yang ada pada buku manual masing-masing Motherboard.
18. Atur kabel data dan power agar terlihat rapi.
Setelah selesai tutup kembali casing anda.
19. Pasanglah
Keyboard, Mouse, data Monitor, Power Monitor, kabel Power dan lain sebagainya
pada bagian belakang casing sesuai dengan konektor masing-masing. Usahakan
pemasangan kabel power setelahseluruh
periperal dan konektor lain terpasang dengan baik untuk mencegah terjadinya
kerusakan pada komponen.
20. Setelah
seluruh komponen telah terpasang dengan baik lakukan uji tampil dengan
menghidupkan komputer.
(Instalasi Software)
a.
Windows 7
1.
Persiapan
Penginstalan
-
Mengetahui
proses pengistalan yang baik
-
Langkah-langkah
menginstal Windows 7
1.
Siapkan DVD instalasi Windows
Seven (7) dan catat serial numbernya
2.
Atur agar komputer booting dari
DVD, pengaturan dilakukan lewat BIOS, bisanya tekan delete atau f2 ketika
komputer baru dinyalakan pilih setingan booting kemudian pilih DVD rom menjadi
urutan pertama. simpan konfigurasi bios dengan cara menekan f10.
3.
Masukkan DVD Instalasi
4.
Tekan tombol mana saja jika muncul tulisan
boot from CD or DVD
5. Muncul
tampilan seperti dibawah
6. Selanjutnya
muncul tampilan seperti di bawah, klik Next
2. Beri
tanda cek dan klik Next
3.
Karena kita sedang melakukan
clean install maka pilih yang Custom (advanced).

1. Bagilah
partisi anda kemudian klik Next.
2. Proses
instalasi dimulai.Proses instalasi ini memakan waktu yang cukup lama..
3. Setelah
proses di atas selesai komputer akan otomatis restart sendiri. kumudian muncul
seperti dibawah
1.
Ketikkan nama user dan nama
computer Anda
2. Kemudian
isikan password untuk keamanan komputer Anda. Jika tidak isi komputer anda
tidak ada passwordnya.
3. Masukkan
Windows Product key yang sudah dicatat di awal tadi, jika tidak ada anda
mendapat masa trial windows 7 selama 30 hari.
5.
Kemudian setingan time zone
6. Selesai..
BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Dalam
laporan tersebut dapat disimpulkan bahwa Kegiatan Praktek Kerja Industri dapat
membantu kinerja guru untuk memberikan pembelajaran kepada siswa/siswi yang melaksanakan kegiatan
tersebut khususnya dalam bidang Tekhnik Komputer dan Jaringan dan juga dapat mengolah
kreativitas siswa lebih mendalam lagi karena dihadapkan pada situasi nyata (
Dunia kerja ).
1.
Sebelum melakukan pembelian komputer,
terlebih dahulu dilakukan perencanaan yang matang agar dalam memilih komponen
komputer (spesifikasi) dapat dilakukan dengan baik, cermat dan teliti sehingga
kinerja komputer tersebut cepat dan stabil.
2. Dalam
pembelian komponen komputer yang baik perlu diperhatikan type Processor, Motherboard, Memory, VGA card
dan kapasitas Harddisk.
3.
Pemilihan komponen komputer harus
disesuaikan dengan kebutuhan agar tidak terjadi pemborosan dalam pengeluaran
biaya.
4.
Dalam hal
pemliharaan Printer, setidaknya kita mengetahui bagaimana penyelesaian setiap
permasalahan Printer dengan mengetahui setiap kode error yang di tampilkan pada
Printer.
B.
Saran
Beberapa hal yang kami temukan di lapangan saat
pelaksanaan Prakerin yang sebagian kecil justru tidak kami temukan saat
mengikuti pembelajaran di kelas. Terkait dengan ini kami ajukan beberapa saran
antara lain:
1.
Sekolah perlu memberikan penekanan pada
penguasaan keterampilan yang relevan dengan perkembangan teknologi di dunia
kerja. Dengan demikian kami peserta Prakerin dapat mengaplikasikan ilmu dan
keterampilan yang diperoleh secara maksimal. 2.
Sekolah perlu memberikan penekanan pada masalah budaya kerja yang berlaku pada instansi pemerintah maupun
swasta. Dengan demikian apabila siswa melakukan Prakerim pada instansi
dimaksud, parasehingga siswa akan dapat menyesuaikan diri dengan mudah.Demikian
Laporan Prakerim ini kami sampaikan, semoga bermanfaat bagi pembaca, khususnya
siswa-siswi SMK Negeri 1 Bungoro.
Untuk para siswa yang belum
melaksanakan Prakerin, kami menyarankan agar selalu bertanya kepada Instruktur
atau pembimbing jika ada sesuatu yang belum terlalu diketahui, jangan malu
untuk bertanya karena orang yang lebih tau tentang hal itu tidak akan
memberikan ilmunya jika anda tidak bertanya.
Daftar Pustaka
2. Angkatan 26 SMKN 1 BUNGORO PANGKEP

